Kantor Berita Internasional Ahlulbait - ABNA - Abubakar dan istrinya diculik sekitar dua minggu lalu oleh orang-orang bersenjata tak dikenal ketika sedang melakukan perjalanan dari kampung halamannya di Matazu menuju pusat Negara Bagian Katsina untuk menghadiri sebuah acara pernikahan. Lokasi penyergapan berjarak sekitar 90 kilometer dari tempat asalnya.
Sumber keamanan Nigeria menyebutkan bahwa pasangan tersebut terjebak dalam sebuah penyergapan di tengah perjalanan sebelum akhirnya dibawa oleh para penculik.
Dalam pernyataan resmi, Markas Besar Angkatan Bersenjata Nigeria mengonfirmasi bahwa Jenderal Abubakar meninggal dunia selama berada dalam tahanan para penculik.
Sementara itu, Pemerintah Negara Bagian Katsina menjelaskan bahwa kematian Abubakar diduga disebabkan oleh komplikasi penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi yang dideritanya.
Pemerintah setempat menambahkan bahwa tragedi tersebut terjadi meskipun berbagai upaya intensif dan berkelanjutan telah dilakukan untuk membebaskan sang jenderal pensiunan.
Kawasan yang Dikuasai Kelompok Bersenjata
Negara Bagian Katsina merupakan salah satu wilayah di barat laut Nigeria yang selama beberapa tahun terakhir menghadapi ancaman serius dari kelompok-kelompok kriminal bersenjata yang oleh masyarakat setempat dikenal sebagai bandit atau perampok bersenjata.
Kelompok-kelompok ini kerap melakukan penculikan terhadap para pelancong di jalan raya, menyerang desa-desa, menyandera penduduk untuk meminta tebusan, menjarah rumah-rumah warga, dan kemudian membakarnya.
Aksi kekerasan yang terus berlangsung di kawasan tersebut telah menjadikan penculikan sebagai salah satu tantangan keamanan terbesar yang dihadapi Nigeria dalam beberapa tahun terakhir.
Your Comment